Senin, 24 September 2012

7 Lokasi Yang Paling Rawan Bencana Alam Di Dunia

Dari putarannya, badai di atmosfir, sampai pergeseran lempeng tektonik, Bumi bisa jadi sangat berbahaya. Menurut data sekretariat UN International Strategy for Disaster Reduction, ribuan bencana dari gempa bumi, banjir, dan lainnya telah menewaskan lebih dari 780 ribu orang sejak tahun 2000 hingga 2009. Jutaan lainnya terluka atau terpaksa mengungsi.
Tidak ada yang tahu apa yang bakal terjadi satu dekade mendatang, namun beberapa daerah memiliki banyak alasan untuk lebih berhati-hati.
Berikut 7 lokasi di dunia yang masuk kategori paling rawan bencana alam.
1. Istanbul, Turki :
Tidak ada yang tahu atau bisa memperkirakan kapan patahan Anatolia Utara akan pecah. Namun yang pasti: itu sebuah keniscayaan. Gempa bumi yang diakibatkan pecahan itu bisa menjadi berita yang sangat buruk bagi 12,8 juta penduduk Istanbul.
Sejak berabad-abad lalu, gempa Bumi dari patahan Anatolia Utara telah merayap ke arah barat. Gempa besar terakhir terjadi pada 1999, saat lindu berkekuatan 7,6 skala Richter memporakporandakan Kota Izmit. Pemerintah mengumumkan, jumlah korban sekitar 17.000. Namun, pada 2004 peneliti dari Unibersity Brasilia, Vasile Marza menyebut angka lebih dari dua kali lipat. Yakni 45.000 orang. Jika bumi kembali berguncang di masa mendatang, para ilmuwan memperkirakan, efeknya bakal lebih ke Barat, ke selatan Istanbul.
Pada Januari 2010, sebuah studi di jurnal Nature Geosciences menemukan, ketegangan di sepanjang patahan dapat memicu gempa kecil sampai sedang. Atau lebih parah. Maret 2010 lalu, ahli geofisika USGS, Tom Parson mengatakan, peluang Istanbul diguncang gempa dengan skala 7 SR atau lebih, antara 30 sampai 60 persen, dalam kurun waktu 25 tahun.
Istanbul paling tidak sudah 15 kali diguncang gempa hebat sejak abad ke-4 Masehi. Menurut catatan sejarah, gempa hebat terakhir yang mengguncang kota yang dulu bernama Konstantinopel itu terjadi pada tahun 1894.
2. Jawa dan Sumatera, Indonesia
Dua pulau di Indonesia itu mungkin menghadapi lebih banyak bencana alam dari tempat manapun di dunia. Kekeringan, banjir, gempa bumi, longsor, gunung meletus, dan tsunami silih berganti datang. Menurut Pusat Penelitian Bencana Columbia Unoversity, Jawa dan Sumatera memiliki risiko tertinggi.
Bencana yang paling terkenal adalah gempa dan tsunami 2004 yang menewaskan setidaknya 227.898 orang — yang terjebak gelombang raksasa yang menyusul gempa dahsyat 9,1 skala Richter. Dampaknya hingga ke sejumlah negara. Namun, korban terbanyak jatuh di Indonesia yakni lebih dari 130 ribu orang. Belum lagi bencana kecil yang terus datang dan menciptakan penderitaan.
Antara tahun 1907 dan 2004 — sebelum tsunami terjadi — bencana kekeringan telah membunuh 9.329 orang Indonesia. Letusan gunung berapi menewaskan 17.945 orang pada periode waktu yang sama, dan gempa bumi menewaskan 21.856 jiwa. Baru-baru ini, akir 2010, Gunung Merapi yang biasanya hanya mengeluarkan awan panas ‘wedhus gembel’, meletus dahsyat. Ratusan jiwa meninggal.
3. Guatemala Amerika Tengah
Guatemala terancam tiga bencana alam sekaligus: gempa bumi, badai, dan tanah longsor. Wilayah ini juga terletak di Ring of Fire (Cincin Api) — kawasan seismik aktif yang mengelilingi Samudera Pasifik. Guatemala tak hanya terdampak, tapi juga menderita pukulan hebat.
Pada 1976, gempa berkekuatan 7,5 skala Richter menewaskan 23 ribu orang. Gempa juga membuat tanah longsor yang menghambat transportasi dan upaya penyelamatan.
4. wilayah Sahel, Afrika
Kekeringan seringkali tidak mendapatkan perhatian sebanyak bencana alam lainnya. Tapi ia bisa jadi pembunuh. Menurut Program Lingkungan PBB, lebih dari 100.000 orang meninggal karena kekeringan di wilayah Sahel Afrika tahun 1972-1984. Sebanyak 750.000 lainnya sepenuhnya bergantung pada bantuan pangan.
Wilayah Sahel berbatasan dengan Gurun Sahara, Afrika yang membentang sepanjang Mauritania, Senegal, Mali, Niger, Burkina Faso, Nigeria, Chad, Sudan, Aljazair, Ethiopia dan Eritrea.
5. Miami, Florida
Tak ada seorang pun yang bisa memprediksi di mana badai akan menerjang. Namun, Florida selatan memiliki peluang lebih besar. USGS memperkirakan, lebih dari 60 badai besar menerjang dalam kurun waktu 100 tahun.
6. Naples, Italia
Pada Abad 79 Masehi, Gunung Vesuvius meletus dan mengubur kota kuno, Pompeii dan Herculaneum. Ribuan tahun berselang, sebuah kota justru dibangun di dasar gunung : Naples. Bahkan, diperkirakan lebih dari dari 650 ribu warga tinggal di lerengnya.
Menurut Guido Bertolaso, kepala badan perlindungan sipil Italia, letusan berikutnya bisa membuat pemerintah terpaksa mengungsikan lebih dari sejuta orang.
7. Danau Nyos, Kamerun
Maut mengintai dari bawah permukaan danau ini. Sebuah kantong magma berada jauh di kedalaman bisa membocorkan karbon dioksida hingga ke permukaan. Pada 21 Agustus 1986, air danau tiba-tiba bergolak, karbon dioksida tiba-tiba muncrat ke atas seperti botol berisi soda yang dikocok kuat. Karbon dioksida lalu turun dengan cepat ke lembah di bawah danau. Sebanyak 1.700 orang dan ribuan binatang tewas seketika. Di radius 24 kilomegter dari danau, tak ada satupun yang selamat.
Saat ini, pipa dipasang untuk menyedot air kaya karbon dioksida dari dasar danau, untuk mencegah penumpukan gas. Namun, itu tak lantas membuat Danau Nyos sepenuhnya aman. Bahaya masih mengancam. 
 

7 Orang Tersial Di Dunia

Mungkin mereka bukan orang yang paling tidak beruntung, memang masih banyak orang yang menderita kelaparan atau penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tapi setidaknya, orang-orang ini selalu berada di tempat yang salah di waktu yang salah dan masalahnya berulang-ulang.
Apa mungkin mereka ada dikutuk atau gimana? cekidot


7. Jason and Jenny Cairns-Lawrence
Kesialan: Sering banget kena serangan teroris!

a. 11 September, World Trade Center, Pasangan ini persis berada di New York pada saat menara kembar tadi jatuh dan hancur
b. 7 Juli 2005, pada saat mereka sedang berada di London, mereka sekali lagi berada di kota dimana serangkaian bom meledak di stasiun kereta bawah tanah
c. 2008, akhirnya mereka berpikir untuk tidak berwisata ke kota-kota gedhe, dan ngelirik Mumbay, India, dan akhirnya berakhirlah pasangan ini sekali lagi berada di kota dimana adanya teror bom dan penembakan yang menelan ratusan jiwa.

Pasangan ini mungkin bisa dibandingkan dengan Regina Rohde, cuman Regina mengalami dua kali saja, pertama di saat dia masih siswa di Columbine High School, dan menjadi saksi mata pembantaian dengan penembakan, dan jadi salah satu sejarah terburuk dunia dalam penembakan. Delapan tahun kemudian, Regina menjalani Pascasarjana di Virgina Tech, dan dia sekali lagi menjadi saksi mata penembakan yang lebih buruk lagi dan sampai sekarang menjadi rekor pembantian terburuk dalam sejarah sekolah.


6. Violet Jessop
Kesialan: Hampir tenggelam di kapal pesiar.. tiga kali!

Legenda di kalangan para kapten kapal bahwa wanita dilarang berada di kapal pada saat menarik sauh mungkin ada benarnya ketika kita membaca cerita ini.

Cerita Violet dimulai pada saat dia bekerja sebagai kru di Olympic, ‘adik’ kapal Titanic. 20 September 1911, Olympic bertabrakan dengan kapal tempur Inggris, untungnya ia selamat. Karena itulah, akhirnya Violet pindah ke kapal berikutnya: Titanic!

Ya mungkin ndak perlu cerita panjang lebar lah soal Titanic, toh semuanya sudah denger juga kan? Nah.. abis dari Titanic, Violet mulai tobat dan menjauh dari kapal, secara mungkin dia sudah trauma juga gara2 Titanic kali ya? Psst: kapten kapal Olympic dan Titanic pas kejadian itu samaL Edward J. Smith

Setelah beberapa lama ndak di laut, akhirnya Violet kangen dan kembali lagi jadi perawat di kapal Britannic. 1916, kapal tadi menabrak ranjau, dan sekali lagi Violet selamat, mungkin akhirnya karena dia merasa laut bermusuhan dengan dia, akhirnya Violet menjauh dari laut.

Pada saat meninggal gara-gara gagal jantung pada 1971, jazadnya dilarung ke laut…


5. Robert Todd Lincoln
Kesialan: Kenal banyak presiden,.. dan semuanya mati tertembak!

Bokap Robert ini siapa lagi kalo bukan Abrahm Lincoln? Nah.. ceritanya dimulai dari bokapnya sendiri.

Pada umur 21 taun, Abrahm Lincoln terbunuh, kemudian, Robert masuk ke dalam dunia politik dan berada di posisi Menteri Perang dibawah pemerintahan James Garfield.

1811, 4 bulan setelah Robert diangkat sebagai mentri, pada saat mereka berdua sedang dalam perjalanan ke New Jersey, Presiden James Garfield ditempak juga

Setelah hampir 20 tahun tidak ada presiden yang dikenalnya mati tertembak, akhirnya dia diundang ke acara presiden McKinley. Memang Robert bukan jadi saksi mata sih, tapi setidaknya dia berada di ruangan yang sama dengan presiden McKinley pada saat beliau tertembak!

Semenjak saat ini, semua undangan dari Presiden manapun selalu ditolak, dengan alasan ‘Sadar diri’ kali ya?


4. Ann Hodges
Kesialan: ditimpa meteor!

Ah.. masa kaya gitu sial? Percaya atau tidak dia adalah satu-satunya manusia di dunia yang ditimpa metor! Pada 30 November 1954, Ann Hodges tidur siang di sifa kamarnya, dan tanpa diketahuinya, ada meteor yang jatuh dari langit. Batu chondrite ini pecah menjadi tiga bagian dan salah satunya melukai Ann di pinggangnya.

Kesialan tidak sampai disitu. Angkatan Udara AS, langsung datang dengan helikopter dan meminta batuan tadi tanpa ada kompensasi, karena marah, akhirnya suami Ann dengan bantuan pengacara mengambil kembali bati yang ada, dan akhirnya berniat membeli batu tadi seharga 5.000 dollar (tahun 54, itu gedhe buanget kan?). Tapi pemilik rumah (ternyata keluarga Ann menyewa rumah), Bertie Guy, meminta uang tadi sebagai ganti rugi kerusakan rumah.

Karena tidak tahan terus menerus jadi rebutan, akhirnya batu tersebut disumbangkan ke Alabama Museum of Natural History, dan ceritanya berakhir disitu!


3. Roy Sullivan
Kesialan: Disambar petir, tujuh kali!

Secara statistik, kemungkinan orang tersambar petir adalah 1 banding 3 ribu. Jadi, kalo sampe tujuh kali, nah, 3 ribu dipangkat tujuh deh…. hitung sendiri!

Roy Sullivan adalah penjaga taman nasional di Shenandoah National Park, Virginia. Kejadian pertama adalah pada saat dia berada di menara penjaga, Roy dihantam petir pada 1942. Kedua dan selanjutnya adalah pada saat menyetir mobil meninggalkan taman, pada saat memancing, dan pada saat berada di pos penjagaan. Ini lebih aneh lagi, apalagi sampai petir menyerang pada saat berada di dalam gedung kan?

Serangan ke lima terjadi pada saat Roy sedang menggantung pakaian bersama istrinya, dan serangan keenam dilaporkan bahwa Roy merasa ‘awan mengejarnya.’ Tapi bukan petir yang akhirnya mengambil nyawanya. Roy menembak dirinya sendiri pada usia 71 tahun!


2. Jeanne Rogers
Kesialan: Banyak banget...

Petir: disambar dua kali: 9 Milyar banding satu. Jeanne Rogers kena dua kali berturut-turut!

Waktu umur 18, pada liburan dengan kapal pesiar, Jeanne jatuh ke laut karena terlalu minggir. Temannya berusaha menolong, tapi terpeleset dan akhirnya pingsan. Baru setelah temannya tadi siuman, baru akhirnya temannya meminta agar perahunya diputar balik dan menarik dia dari air.

Beberapa tahun kemudian, anaknya Jeanne berteriak “Mama, burung lucu,” dan pada saat itu, seekor kelelawar menyambar kulit kepalanya. Setiap orang yang dimintai pertolongan malah ketakutan dan menutup pintu sampai akhirnya dia terpaksa membawa mobil temannya sendiri, karena temannya terlalu takut untuk membawanya ke rumah sakit.

Selain itu juga beberapa hal terjadi dalam kehidupan Jeanne: dirampok, ditembak, dicekik, jatuh ke dalam lubang dan banyak hal lagi!


1. Tsutomu Yamaguchi
Kesialan: Hanya ada dua kota yang hancur akibat bom atom, dan Tsutomu ada di dua kota itu, pada saat ledakan!

Tsutomu Yamaguchi, lahir 1916,

Ia sedang berada dalam perjalanan untuk menjalankan bisnis di Hiroshima pada tanggal 6 Agustus 1945. Pada saat sedang turun dari tram, bom atom meledak. Gendang telinganya pecah dan ia menderita kebutaan sementara. Setelah akhirnya berhasil lolos dan mendekam semalam di perlindungan, akhirnya ia kembali ke kota kelahirannya… Nagasaki

Nagasaki… beberapa hari kemudian
Tsutomu berada di kantor dengan atasannya, dan menceritakan berbagai pengalaman mengerikan dengan bom atom, persis ketika dia baru selesai cerita, bom meledak lagi di… Nagasaki. Untungnya Tsutomu masih hidup dan menceritakannya.